Rabu, 25 Juli 2012

PENERIMA RADIO

Penerima radio adalah merupakan salah satu pesawat elektronika yang bekerjanya mengubah sinyal modulasi/ gelombang radio menjadi sinyal audio/getaaran suara yang dapat di dengar oleh telinga manusia

Berdasarkan system penerima-anya dibedakan menjadi dua macam yaitu:
A. Penerima radio Straight/langsung
B. Penerima radio Superheterodyne.
Sedangkan berdasarkan sinyal modulasinya dibedakan menjadi:
A. Penerima gelombang AM
B. Penerima gelombang FM.
Penerima Radio Straight/ langsung

1.Bagian Antena
Fungsi antena pada penerima radio adalah untuk menerima/ menangkap belombang radio yang dipancarkan oleh berbagai stasiun pemancar
2. Bagian Tuning/Pemilih
Bagian tuning sering disebut juga bagian tuner atau penala. Komponen utamanya adalah lilitan email(kawat tembaga) dan kondensator (L.C).
Fungsi bagian tuning pada penerima radio adalah untuk memilih salah satu dari sekian banyak gelombang radio (RF= radio frekuensi) yang telah diterima oleh antena melalui teknik resonansi. (resonansi adalah peristiwa ikut bergetarnya suatu benda akibat adanya benda lain yang bergetar).
3. Bagian Detektor
Komponen utama pada bagian detector adalah diode.
Fungsi bagian detektor pada penerima radio adalah untuk memisahkan sinyal informasi( AF= audio frekuensi) dari sinyal pembawanya (RF= radio frekuensi).
4. Bagian Penguat AF ( audio frekuensi)
Komponen utama pada bagian penguat AF adalah transistor atau IC.
Funsi bagian penguat AF pada penerima radio adalah untuk menguatkan sinyal informasi yang telah dipisahkan oleh bagian detector.
5. Bagian alat suara
Fungsi bagian alat suara pada penerima radio adalah untuk mengubah sinyal informasi (AF) menjadi getaran suara yang dapat didengar oleh telinga manusia.
6. Bagian Sumber Arus
Fungsi bagian sumber arus pada penerima radio adalah untuk memberi tenaga agar radio dapat bekerja.

Penerima Radio Superheterodyne

Perbedaan antara radio super heterodyne dengan radio straight adalah adanya:
1.Bagian Oscilator
Komponen utama bagian oscilator adalah lilitan kawat email dan kondensator.
Fungsi bagian Oscilator pada penerima radio adalah untuk mebangkitkan frekuensi tinggi (RF=radio frekuensi).
2. Bagian Mixer
Komponen utamanya adalah transitor.
Fungsi bagian mixer pada penerima radio adalah untuk mencampur frekuensi dari antena (fa) dengan frekuensi yang dihasilkan oleh oscillator(fo).
3.Bagian Penguat Frekuensi Menengah (IF= intermediate frekuensi)
Bagian penguat IF sering disebut juga penguat MF( medium frekuensi),komponen utamanya adalah transistor dan transformator. Sedangkan fungsi bagian penguat IF adalah untuk menguatkan frekuensi menengah sebesar 455 KHz

PERALATAN SIARAN

Audio Mixer

Mixer adalah alat untuk mengatur sinyal elektrik dari microphone studio, tape recorder, dan sinyal prosesor. Operator menggerakan isarat ini dengan knob/tombol, kemudian mengarahkan kembali sinyal ke tape recorder, sinyal prosesor, dan monitor power amplifier. namun sekarang telah banyak keluar audio mixer yang tidak hanya berfungsi sebagai pencampursaja namun juga sebagai pemroses audio ini dinamakan consul atau juga banyak yang menyebut dengan mixer consul.
Mempelajari alat yang satu ini emang agak ribet, tapi jika anda tekun, pasti anda bisa menguasai. Anda haruslah bisa menghafal chanel-chanel mixer yang anda gunakan. chanel microphone, komputer, hybrid telepon, vcd/dvd, perangkat relay, dsb. Insya allah tidak berselang lama, anda akan otomatis mengetahui posisi fader (pada foto disamping, fader adalah tombol yang berwarna hitam. biasanya digerakkan dari bawah ke atas). Jangan lupa juga untuk memperhatikan lampu/layar level indikator yang ada di mixer anda, sehingga anda bisa mencocokkan intensitas volume lagu dan microphone anda.



Microphone
Microphone adalah sebuah alat yang digunakan untuk menghantarkan getaran suara kepada out speaker. Maka ujung tombak pengeras suara adalah microphone, benda ini dapat dikunjungi dengan beberapa macam istilahnya ada yang mono dan stereo, berkaki dua dan empat, basic dan wireless, microphone classic dan moderen, microphone buat rekaman hingga microphone yang sering digunakan untuk adzan di mushola.


Dari jenis dan type microphone ini berbeda-beda, untuk mempelajari secara spesifik tentang microphone anda bisa membaca buku manual microphone yang anda gunakan atau berkonsultasi dengan teknisi lo Ada microphone yang mengharuskan mulut lo harus berada didepan micdengan jarak 1-2 jengkal (seperti sennheiser e-35, dkk), tetapi ada pula yang tidak terlalu meminta lo harus dekat mic (condenser microphone). Setiap studio siaran berbeda, sehingga lebih lengkapnya, silahkan berkonsultasi dengan teknisi atau manager program lo.


Komputer
Komputer adalah media informasi dengan memasukan input dan memproses data dengan mengeluarkan hasil output yang kita inginkan dan bekerja secara otomatis. Dikerjakan dengan software atau applikasi dan tersimpan melalui media penyimanan data.
Data adalah bahan dasar yang akan diproses untuk menghasilkan sebuah informasi. Jadi, informasi adalah kumpulan kumpulan data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berarti untuk penerima informasi tersebut, contohnya lagu-lagu yang akan diputar di radio.
Software

Macam-macam software yang dapat digunakan untuk siaran.
MATRIX AUTOMATION RADIO SOFTWARE adalah salah satu software yang bisa dipake siaran. Oke loh :)

MATRIX adalah sebuah automation software yang telah banyak digunakan di beberapa radio di Indonesia. Disain sistem dibuat dan disesuaikan dengan kebutuhan radio di Indonesia. Paket software ini terdiri dari 6 Modul (6 Software) diantaranya: Modul OnAir, Modul Traffic, Modul Music Director, Modul Produksi, Modul SMS dan Modul News.

Feature.
- Memiliki fasilitas schedule iklan dan pembuatan bukti siar yang telah disesuaikan managemen radio di Indonesia.
- Iklan dapat berbentuk adlibs (text) atau spot (audio).
- Mensupport jenis File Mp3 256Kbps atau 320Kbps
- Menggunakan 2 atau 3 soundcard untuk memainkan 3 Track Player dimana 2 track dijadikan sebagai player utama dan 1 Soundcard untuk cue atau test.
- Dapat memainkan / memutar file mp3 secara CutToCut dan Cross Fade pada 1 Soundcard.
- Dapat mencatat jam dan tanggal lagu yang telah ditayangkan dan disimpan pada folder berdasarkan tanggal.
- Jika 5 Menit sebelum pergantian jam masih ada iklan yang belum ditayangkan, MATRIX On-Air segera akan memberitahukan penyiar untuk segera memutar iklan.

Modul On-Air
§ Sebagai player untuk Lagu, Iklan, Jingle, Sound Effect,Tune dan Insert.
§ Menggunakan 3 Sound Card, sehingga akan menghasilkan 3 track player. Yang dipergunakan untuk 2 track untuk player utama dan 1 track untuk cue.
§ Memiliki fasilitas pencarian lagu dengan cara cepat.
§ Telah terintegrasi dengan modul Schedule iklan (untuk traffic), music director dan Script Writer.
§ Sebagai penerima sms dan request yang dikirimkan oleh modul Operator.

Modul Traffic
ini adalah bagian untuk iklan

• Menjadwal iklan bentuk spot dan adlips, berdasrkan tanggal, hari dari frekwensi harian serta penentuan genap ganjil tanggal penayangan.
• Properti masa tayang sebuah iklan direpresentasikan dengan warna.
• Membuat Bukti siar.

Modul Music Director
• Sebagai sarana untuk manajemen data playlist lagu yang akan dimainkan di ruang siar.
• Penjawalan Lagu sangat ketat sehingga lagu yang muncul di Komputer Onair adalah lagu-lagu yang yang sudah diset oleh seorang Music director.
• Dapat membuat chart atau urutan lagu yang sering diputar.

Modul Produksi
• Untuk Manajemen data Insert, Tune, Jingle dll.
• Membuat atau memasukan lagu yang selajutnya di schedulle oleh Music Director.

Modul SMS
Matrix menyediakan sebuah feature tambahan sebagai pelengkap sarana siaran yaitu menu SMS, dengan tambahan feature ini maka diharapkan akan menambah sisi interaktif antara pendengar dengan radio anda, dan juga pada saat ini sms merupakan komunikasi paling murah dan paling efiesien. Prinsip kerja dasar dari feature ini adalah memindahkan data sms yang diterima di handphone dan selanjutnya dikirimkan ke layar komputer melalui kabel data.
Cara Kerja dan kemampuan:
- Menerima sms, memfilter dan mengirimnya ke komputer siaran.
- Dapat mereply sms dari sms yang masuk dengan message tertentu.
- Database pendengar bersifat permanen namun masih di-export ke dalam format Excel.



Headphones

Fungsi headphone adalah untuk mendengarkan aktifitas yang sedang mengudara. Sehingganya penyiar diwajibkan untuk menggunakan headphones disaat siaran berlangsung. Headphones juga sengaja diadakan untuk mengantisipasi brooming jika kita menggunakan speaker kontrol yang biasa, mengingat dalam ruangan tersebut microphone juga aktif ketika anda menyiar. Jangan lupa perhatikan tanda L dan R di speaker headphones. tanda L berarti LEFT yag artinya posisi di telinga kiri dan R berarti RIGHT yang berarti digunakan di telinga kanan.


Hybrid Telepon

Hybrid adalah sebuah alat yang mengkonversi sambungan telepon biasa ke mixer siaran anda. Hal ini membuatan anda bisa berkomunikasi langsung dengan pendengar. Anda juga harus bisa mengenali alat tersebut, biasanya hybrid diaktifkan sebelum fader mixer digeser keatas, hal ini mengantisipasi adanya bunyi yang tidak diinginkan terdengar oleh pendengar.



Compact Disk
CD adalah media penyimpanan lagu-lagu. Walaupun zaman sekarang radio sudah memakai komputer dan software untuk memutar lagu, tetapi CD sangat bermanfaat jika computer tiba-tiba hang. CD bisa menutupi keadaan dead air.

Kaset
Kaset adalah sebuah benda yang terbuat dari bahan campuran plastik yang berisi gulungan pita karbon yang bisa menyimpan hasil rekaman suara maupun gambar. Dahulu kala, sebelum ada CD dan software, radio menggunakan media kaset untuk memutarkan lagu.
Radio Tape dan CD player
Alat ini sangat membantu jika computer hang. Tinggal masukkan CD atau kaset ke dalamnya.


FLASHDISK
Fungsi dari Flash disk adalah sebagai media penyimpanan data. USB flash drive adalah alat penyimpanan data memori flash tipe NAND yang memiliki alat penghubung USB yang terintegrasi. Flash drive ini biasanya berukuran kecil, ringan, serta bisa dibaca dan ditulisi dengan mudah. Jika file lagu yang ada di dalam computer tidak lengkap, bisa memasukkan lagu yang ada di dalam flashdisk.


Modem
Modem adalah singkatan dari modulator-demodulator yaitu alat yang digunakan untuk menghantar dan menerima data dari sebuah PC ke PC lainnya melalui kabel telephone. Modem adalah alat yang bertugas untuk menukar data dari bentuk digital ke analog dan sebaliknya. Dengan adanya internet, dunia siaran akan terbantu, karena script writer biasanya mencari bahan berita dari internet. Penyiar juga bisa mendapatkan bahan obrolan dari internet. Bahkan siaran radio dapat didengarkan oleh seluruh dunia dengan proses streaming.


Antena
Sebuah antena adalah bagian vital dari suatu pemancar atau penerima yang berfungsi untuk menyalurkan sinyal radio ke udara. Fungsi antena adalah untuk mengubah sinyal listrik menjadi sinyal elektromagnetik, lalu meradiasikannya (Pelepasan energy elektromagnetik ke udara / ruang bebas)

Sistem Komputerisasi Studio Radio & Pengarsipan Digital Siaran Radio

merupakan sistem aplikasi untuk mendukung operasional stasiun radio mulai dari pengelolaan Program Siaran, Perencanaan Siaran, Pelaksanaan Siaran [On-Air], Pengelolaan Berita / Informasi dan Lagu, Produksi Audio, Pengelolaan Iklan, Perekaman Siaran, Pemancaran Siaran melalui Internet [Audio Streaming] dan Pengelolaan Sumberdaya [SDM, Asset, Keuangan, dll].



STL ( Studio Transmitter Link)
STL berguna untuk memancarkan program siaran dari studio ke pemancar dengan lokasi yg berbeda. Kami Desain dengan system dual conversi untuk kepekaan dan selektifitas yang handal, tersedia dalam mode manual dan LCD Display


Pemancar FM

Tujuan dari pemancar FM adalah untuk merubah satu atau lebih sinyal input yang berupa frekuensi audio (AF) menjadi gelombang termodulasi dalam sinyal RF (Radio Frekuensi) yang dimaksudkan sebagai output daya yang kemudian diumpankan ke sistem antena untuk dipancarkan. Dalam bentuk sederhana dapat dipisahkan atas modulator FM dan sebuah power amplifier RF dalam satu unit.

Sebenarnya pemancar FM terdiri atas rangkaian blok subsistem yang memiliki fungsi tersendiri, yaitu:

1. FM Exciter
FM exciter merubah sinyal audio menjadi frekuensi RF yang sudah termodulasi.
Jantung dari pemancar siaran FM terletak pada exciter-nya. Fungsi dari exciter adalah untuk membangkitkan dan memodulasikan gelombang pembawa dengan satu atau lebih input (mono, stereo, SCA) sesuai dengan standar FCC. Gelombang pembawa yang telah dimodulasi kemudian diperkuat oleh wideband amplifier ke level yang dibutuhkan oleh tingkat berikutnya.

2. Penguat (Amplifier) adalah komponen elektronika yang dipakai untuk menguatkan daya (atau tenaga secara umum). Dalam bidang audio, amplifier akan menguatkan signal suara (yang telah dinyatakan dalam bentuk arus listrik) pada bagian inputnya menjadi arus listrik yang lebih kuat di bagian outputnya. Besarnya penguatan ini sering dikenal dengan istilah gain. Nilai dari gain yang dinyatakan sebagai fungsi frekuensi disebut sebagai fungsi transfer.
intermediate Power Amplifier (IPA) dibutuhkan pada beberapa pemancar untuk meningkatkan tingkat daya RF agar mampu menghandle final stage
power Amplifier di tingkat akhir menaikkan power dari sinyal sesuai yang dibutuhkan oleh sistem antena


3. Catu daya (power supply)
merubah input power dari sumber AC menjadi tegangan dan arus DC atau AC yang dibutuhkan oleh tiap subsistem

4. Transmitter Control System
memonitor, melindungi dan memberikan perintah bagi tiap subsistem sehingga mereka dapat bekerja sama dan memberikan hasil yang diinginkan

5. RF Lowpass Filtermembatasi frekuensi yang tidak diingikan dari output pemancar

6. Directional coupler yang mengindikasikan bahwa daya sedang dikirimkan atau diterima dari sistem antenna


Kabel koaksial
Kabel Koaksial adalah media penyalur atau transmitor yang bertugas menyalurkan setiap informasi yang telah diubah menjadi sinyal – sinyal listrik. Kabel ini memiliki kemampuan yang besar dalam menyalurkan bidang frekuensi yang lebar, sehingga sanggup mentransmisi kelompok kanal frekuensi percakapan atau program televisi. Kabel koaksial biasanya digunakan untuk saluran interlokal yang berjarak relatif dekat yakni dengan jarak maksimum 2.000 km. dengan adanya kabel, semua kegiatan penyiaran dapat tersambung dan tersiar dengan baik.

Selasa, 10 Juli 2012

BROADCASTING ITU APA????

BROADCASTING
Broadcasting secara umum dapat diartikan sebagai siaran atau penyiaran. Di awal tahun 2000-an industri broadcasting mulai berkembang di Indonesia secara signifikan walaupun wadah/peluang untuk orang-orang broadcasting sampai saat ini belum terlalu banyak. Tetapi jangan khawatir Junior Broadcaster Indonesia, Anda-lah tumpuan bangsa ini. Hari ini saja puluhan tv lokal beserta partner bisnisnya yakni PH (Production House) dan Agency mulai banyak berdiri artinya peluang Anda untuk berkarya terbuka lebar. Hari ini pula, menjadikan broadcasting satu bidang ilmu pengetahuan yang sebenarnya bukan hal yang baru tetapi menjadi sesuatu yang sangat baru. Indikasinya adalah ada berbagai kalangan yang tidak mengerti apa itu broadcasting bahkan ketika penulis menanyakan langsung kepada masyarakat umum mereka hanya bengong. Lucunya lagi ada yang berpendapat bahwa broadcasting itu orang-orang yang suka mengadakan casting untuk film, walaupun itu adalah bagian dari tugas seorang broadcaster (sebutan orang yang berkecimpung dibidang broadcasting). Toh, pada akhirnya industri broadcasting menjadi industri yang sangat menjanjikan, sebab broadcasting akan terus berkembang seiring perkembangan zaman.

Sebenarnya manusia sejak dulu telah mengenal apa yang disebut dengan radio dan televisi, tetapi sebagian dari mereka ada yang tidak paham bahwa televise dan radio adalah produk atau sarana utama untuk broadcasting meskipun belakangan seiring berkembangnya zaman internet, HP, TV Wall dan jaringan-jaringan multimedia juga termasuk sarana penyiaran (broadcasting). Artinya batasan broadcasting tidak hanya ada pada radio dan televisi.

BROADCASTING SECARA UMUM
Menurut disiplin ilmu komunikasi, broadcasting adalah cabang dari ilmu komunikasi yang berhubungan dengan penyiaran. Di dalam broadcasting sendiri sebenarnya yang paling dominan dikaji adalah bagaimana membuat konten sebuah siaran mulai dari praproduksi-produksi-pascaproduksi, jadi bukan hanya belajar secara teori saja namun di broadcasting mempelajari praktik bagaimana membuat sebuah tayangan/konten yang menarik dan enak dilihat atau didengar, atau menurut teori ilmu komunikasi, bagaimana pesan yang disampaikan sampai kepada khalayak ramai/umum. Karakteristik broadcasting antara lain: memberi informasi, mendidik dan menghibur.

Broadcasting secara harfiah adalah proses pengiriman sinyal/pesan ke berbagai lokasi secara bersamaan baik melalui satelit, radio, televisi, komunikasi data pada jaringan dan lain sebagainya.

Sedangkan menurut UU Penyiaran No. 32 tahun 2002 penjelasan tentang dunia broadcast terbagi menjadi 2 yakni siaran (broadcast: kamus bahasa inggris) dan penyiaran (broadcasting: kamus bahasa inggris) yang masing-masing memiliki definisi sendiri-sendiri.

Siaran adalah pesan atau rangkaian pesan dalam bentuk suara, gambar, atau suara dan gambar atau yang berbentuk grafis, karakter, baik yang bersifat interaktif maupun tidak, yang dapat diterima melalui perangkat penerima siaran. Penyiaran adalah kegiatan pemancarluasan siaran melalui sarana pemancaran dan/atau sarana transmisi di darat, di laut atau di antariksa dengan menggunakan spektrum frekuensi radio melalui udara, kabel, dan/atau media lainnya untuk dapat diterima secara serentak dan bersamaan oleh masyarakat dengan perangkat penerima siaran. 

SEKILAS BROADCASTING TELEVISI
Gambar televisi pertama muncul pada tahun 1920 di Amerika serikat, sedangkan bentuk pesawat televisi pertama muncul di sebuah pameran New York World’s Fair di tahun 1939 dengan ukuran tv 8 x 10 inch. Sistem televisi elektris sendiri diciptakan oleh Vladimir Katajev Zworykin dan dikembangkan lagi pada tahun 1930 oleh Philo T. Fransworth. Jika dilihat dari sejarahnya dunia broadcast tv yang berkembang pesat tentu memang adalah Negara Amerika dan Negara-negara Eropa sampai hari ini.


Namun munculnya TV swasta di tahun 1990-an di Indonesia membuat kebijakan pemerintah mengenai televisi berubah secara mendasar, dimana monopoli siaran televisi tidak terulang kembali. Kini sejak era siaran tv swasta semarak perkembangan dunia broadcasting tv pun semakin maju terutama di pertelevisian Indonesia yang jika disimpulkan tv di Indonesia terbagi atas empat yakni: Televisi Negara/ Pemerintah, Televisi Swasta, Televisi Komunitas, Televisi Berlangganan. Keempatnya mempunyai potensi untuk berkembang dan menjadi sarana penyampaian informasi, hiburan dan pendidikan. Namun demikian setiap televisi mengadakan siaran dengan berbagai macam jenis program acara baik drama, nondrama dan news. Di tahun 2003 secara serentak tv swasta nasional bermunculan, hal ini tentu membutuhkan program acara yang semakin banyak pula. Nah, pola inilah yang membentuk dituntutnya tenaga-tenaga ahli (kreatif ) yang mampu membuat program acara televisi secara simultan dan kontinu, sebab televisi tanpa program acara tidak akan pernah ada siaran televisi.

Di samping itu televisi memilki karakteristik yang unik antara lain: pesan yang disampaikan untuk khalayak luas, heterogen dan tidak mengenal batas geografis ataupun kultural, bersifat umum, tidak ditujukan untuk pribadi, cepat, selintas, berjalan satu arah, terorganisasi, periodik dan terarah serta mencakup berbagai aspek kehidupan. Dibanding media lain seperti radio, surat kabar, majalah, buku dan lain sebagainya televisi memiliki sifat yang istimewa. Dimana televisi menggabungkan antara media suara (audio) dan gambar (visul), selain itu televisi bisa bersiafat: informatif (information), menghibur (entertainment), mendidik (education), politis (propaganda) atau bahkan gabungan keempatnya.